Berita

International Olympiad: Mahasiswa FEBI IAIN Papua Raih 3rd Runner-Up Dari 1206 Peserta

(iainfmpapua.ac.id) – Mahasiswi Fakultas Eknomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua kembali meraih penghargaan 3rd Runner up pada ajang The 1st International Olympiad on Islamic Economics and Business 2023 (IOSIE) yang diselenggarakan oleh The Association of Islamic Economic Faculty (AFEBIS) State Islamic Higher Education of Indonesia yang diinisiasi oleh FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, secara daring, 30 Agustus 2023.

Mahasiswi Program Studi Perbankan Syariah Fakhita Rezani Alhamid, meraih penghargaan dalam kategori lomba Business Plan. Dalam rancangannya, Fakhita mengambil topik terkait perusahaan ojek syariah. “Saya melihat banyak kasus-kasus yang terjadi di ojek online seperti pelecehan seksual maupun yang lain, sehingga membuat perempuan, enggan bahkan takut untuk naik ojek online,” ujarnya pada Tim Humas, 1 September 2023. Menurutnya, perusahaan ojek syariah bisa menjadi peluang bisnis bagi para perempuan muslim yang ingin bekerja. “Karena ojek syariah ini memang dikhususkan bagi pengendara dan juga penumpang wanita agar mereka merasa lebih nyaman dan tenang saat berpergian,” imbuhnya. Fakhita menuturkan hambatan keterbatasan waktu untuk merealisasikan gagasan ojek syariah ini. “Karena perlu adanya  pembuatan aplikasi online dalam implementasinya,” jelasnya.

Dalam kategori lain, Fitriani meraih penghargaan dalam lomba Resensi Jurnal (Keuangan Syariah) dengan mereview jurnal berjudul Re-Formation Of Zakat System As Tax Reduction in Indonesia karya Hari Djatmiko. “Alasan saya memiih tema keuangan syariah untuk direview karena keuangan syariah telah menjadi topik yang semakin utama dalam beberapa tahun terakhir, saya ingin mempelajari lebih lanjut tentang prinsip-prinsip keuangan syariah dan penerapannya dalam dunia bisnis dan investasi yang semakin kompleks,” jelasnya. Fitriani menuturkan, ia bisa sambil belajar dengan melakukan review. “Memahami bagaimana sistem keuangan syariah dapat memberikan solusi yang lebih berkelanjutan dan adil dalam mengatasi tantangan keuangan modern, agar dapat mengeksplorasi berbagai aspek keuangan syariah lebih dalam dan memberikan kontribusi positif dalam pengembangan keuangan syariah di masa depan,” urainya. Fitriani juga menggambarkan rasa bangganya karena bisa meraih penghargaan. “Saya awalnya ragu karena ini merupakan pengalaman pertama ikut lomba mereview, namun alhamdulillah bisa dapat hasil yang baik, hal ini menjadi kesempatan bagi saya untuk bisa tumbuh dan belajar ,” ungkapnya.

Panitia penyelenggara, Isa memaparkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi dan kreatifitas mahasiswa dalam mengaplikasikan keilmuannya pada bidang ekonomi islam guna meningkatkan kompetensi intelektual, skill, dan wawasan ekonomi islam yang diwujudkan dalam kemampuan analisis, nalar, dan kemampuan menyelesaikan masalah. “Melalui IOSIE ini mahasiswa diharapkan mampu bersinergi dan berinovasi guna memberikan kontribusi nyata untuk mengembangkan industri ekonomi kreatif di Indonesia,” ungkapnya. Isa juga menyebutkan peserta kegiatan ini berjumlah 1206 orang dari berbagai kampus baik di dalam dan luar negeri. “Seperti Universitas Al-Azhar Mesir, Islamic University of Madinah, RMIT University Australia, International University Of Africa Sudan, Thammasat University Thailand, dan seluruh PTKIN di Indonesia,” imbuhnya. (Za/Is/Zul/Her/Ran).

Leave a Reply